Secret
Title : Secret ch 04
Main cast : - Kim soo hyun, Cho kyuhyun, Leeteuk,
Yesung
And other.
Leght : chaptered
Warning : typo, ooc, gaje, dan mungkin membosankan
>///<
Rate : T (bisa berubah sesuai kemauan saya
^-^)
Don’t like don’t
read
Kangin hanya diam,
ini belum saat nya Soo Hyun mengetahui rahasia yang ia sembunyikan dari putra
nya. Meski pun suatu saat nanti Soo Hyun akan mengetahuinya juga tapi untuk
sekarang ini cukup ia dan Tuan Kim saja yang tahu masalah yang sebenarnya
tetang siapa yang tadi menemui Soo Hyun.
Ini benar-benar
diluar dugaan nya. Padahal di dalam perjanjian yang pernah mereka lakukan dulu
kalau Soo Hyun belum dewasa orang-orang itu tidak akan menemui putra nya.
Kangin benar-benar tak mengira kalau mereka telah memulai aksi nya.
Kesepakatan yang
sempat membuat dirinya dan Yeon Ra bertengkar meski akhirnya sang istri mau
mengalah, tapi Kangin tahu ini semua sebenarnya adalah siasat Nyonya Kim untuk
menyingkirkan Soo Hyun secara perlahan.
Keheningan itu
membuat Soo Hyun merasa tak enak pada ayahnya, setelah beberapa detik berlalu
Soo Hyun mencoba mencairkan suasana yang membuatnya jengah itu dengan bertanya
pada sang ayah tentang Kyuhyun.
Mengalihkan
perhatian, Kangin mengerti itu. Soo Hyun memang selalu seperti itu. Dan itu di
ketahui oleh Kangin setelah hampir satu tahun saat Kangin membawa Soo Hyun dari
panti asuhan tempatnya di besarkan.
Lagi-lagi Yesung
memergoki hyung nya yang tengah berkutat dengan berkas yang terlihat berserakan
di meja yang ada di hadapan namja yang sudah bersamanya hampir 26 tahun ini.
Meskipun kedekatan mereka mulai terjalin saat mereka sama-sama menghuni sebuah
panti yang sama dengan Soo Hyun.
“hyung… “
panggilnya, namun yang ia panggil tak langsung menjawab karena dia tengah asyik
dengan tumpukan berkas yang ada di hadapan nya “ Teuki hyung!” panggilnya lagi
dengan agak keras, tapi agi-lagi tak ada jawaban dari namja yang ternyata
adalah Leeteuk itu.
“aku menemukan ini
di lemari pakaian Soo Hyun, yang ada dipanti!” Yesung meletakkan selembar
kertas yang ternyata adalah foto seorang anak kecil dan seorang wanita, Yesung
tahu kalau anak kecil yang ada di dalam foto itu pastilah Soo Hyun sedangkan
yang wanita Yesung menduga itu adalah ibu Soo Hyun.
“Sungie-ah?”
Leeteuk langsung meraih apa yang tadi di sodorkan yesung di depan nya,
bergantian ia pandangi foto yang ada di tangannya dan Yesung yang berdiri di
sampingnya. “kau…. Bagaimana… bisa kau mendapatkan ini?” Leeteuk tak pernah
menyangka dengan apa yang di temukan oleh Yesung. Mungkin ini bisa dia jadikan
petunjuk.
“ye?” Yesung agak
bingung ketika Leeteuk bertanya tentang bagaimana ia bisa mendapatkan foto itu.
Yesung sendiri juga heran saat ia menemukan itu di antara barang-barang yang
tak di bawa oleh Soo Hyun, padahal setahu mereka foto ini tak pernah sekalipun
keluar dari dalam saku Soo Hyun.
Dan semakin heran
lah keduanya karena hasil temuan yang tak terduga itu. Entah Soo Hyun lupa atau
memang sengaja meninggalkan nya saat ia di bawa oleh keluarga barunya. Mungkin
kah Soo Hyun benar-benar tak ingin bertemu dengan orang tua kandungnya?
Pertanyaan itu terus berputar di benak Leeteuk. Benarkah Soo Hyun ingin
melepaskan semua kepahitan masa lalunya? Tapi mungkin kah ia bisa lepas dari
takdirnya?
Somewhere…..
“apa kau menemukan
orang yang benar?” Tanya sosok yang tengah duduk di balik sebuah meja marmer
yang terletak di sebuah ruangan minimalis tapi terlihat mewah karena perabotan
yang ada di dalam ruangan itu.
“aku sangat
yakin,” jawabnya seraya menghisap batang rokok yang sedari tadi ada di
tangannya. “bahkan aku mengenali tanda lahir yang mungkin tak diketahui oleh
bocah malang itu.” Sentum licik terukir di bibir pria itu.
“tapi…. Apa bocah
itu tahu kalau itu kau?”
Sang pria tampak
terdiam sejenak dan mengingat-ingat pertemuan pertamanya dengan Soo Hyun. Dan
dengan senyum menyebalkan pria itu meyakinkan temannya kalau Soo Hyun tak akan
mengenalinya.
Dan keduanya pun
tertawa karena rencana yang mereka susun selama ini, tinggal menunggu hasil.
Membuat Kim Grup beralih ke tangan mereka, dan membuat klan Kim membayar apa
yang telah membuat mereka menderita selama ini. Dan lagi-lagi Soo Hyun akan
dijadikan senjata untuk melancarkan aksi biadab mereka.
Setelah kejadian
waktu itu tampaknya Kyuhyun masih belum mau menegur Soo Hyun padahal Soo Hyun
sudah tak mempermasalahkan apa yang membuat adiknya itu marah. Tapi sepertinya
itu tak terjadi pada Kyuhyun, bocah itu masih betah mendiamkan sang hyung. Tak
jarang pula Kyuhyun tak mempedulikan Soo Hyun yang datang untuk menjempuynya di
sekolah. Meskipun begitu tak membuat Soo Hyun menghentikan rutinitas nya itu.
Dan ini sudah hari
ke 10 Kyuhyun tak menegur sang hyung meski tak menolak jika Soo Hyun
menjemputnya di sekolah, karena sudah merasa jengah dengan sikap diam Kyuhyun akhirnya
Soo Hyun memberanikan diri untuk bertanya pada adiknya itu.
“Kyu,” panggilnya
saat mendapati Kyuhyun tengah asyik bermain psp di ruang santai. “bisakah kita
bicara sebentar?”
Kyuhyun hanya diam
tanpa merespon apapun dengan permintaan sang hyung. Soo Hyun mencoba mendekati
Kyuhyundan duduk di samping dongsaeng nya yang tengah asyik dengan dunianya
itu.
“apa kau masih
marah dengan hyung?” Tanya nya langsung, mendengar pertanyaan itu seketika jari
Kyuhyun yang tadi dengan lincah memainkan psp langsung berhenti. “hyung minta
maaf kalau sikap hyung kemaren membuatmu tak suka,”
Kenapa kau minta
maaf padaku hyung. Batin Kyuhyun. Kyuhyun semakin merasa bersalah pada Soo Hyun
karena permintaan maaf itu, tidak seharusnya hyung nya itu meminta maaf atas
kesalahan yang tidak dia lakukan. Yang harusnya meminta maaf itu aku Hyunie
hyung. Iner Kyuhyun.
“hyung benar-benar
tidak bermaksud seperti itu, hanya saja….” Soo Hyun tampak engan untuk
melanjutkan kalimat yang kini sudah ada di ujung lidahnya, membuat Kyuhyun kini
berubah tegang, meski tak ingin memperlihatkan perubahan sikapnya tapi namja
itu kini sepenuhnya menunggu apa yang akan Soo Hyun katakan setelah ini.
Tapi sepertinya
keingintahuan Kyuhyun tak akan bisa terjawab karena Soo Hyun tampak tak
berkeinginan untuk membuka apa yang tadi ingin dia utarakan pada adiknya.
“kau membuang
waktu ku hyung,” Kyuhyun langsung beranjak pergi meninggalkan Soo Hyun yang
hanya bisa terdiam mendengar nada tak suka dari suara adiknya.
Sementara itu
Kyuhyun langsung mengutuk dirinya dalam hati karena kata-kata yang tadi
terlontar begitu saja dari bibirnya. Padahal bukan itu yang ia maksudkan tapi
entah kenapa melihat Soo Hyun yang tak jadi menjelaskan maksud perkataan nya
tadi membuat Kyuhyun kembali marah atas ketidak pekaan nya.
Sedangkan Soo Hyun
masih termangu di kursi yang tadi ia pakai duduk bersama Kyuhyun. Soo Hyun
mulai merasa kalau tak seharusnya ia memberitahu Kyuhyun tentang ini, tapi ia
juga ingin adiknya itu tahu siapa dirinya yang sebenarnya. Soo Hyun tak ingin
Kyuhyun tahu dari orang lain. Walaupun sang ayah sudah berpesan kalau dia tak
perlu memberitahu Kyuhyun tentang hal ini.
Tapi suatu saat
Kyuhyun pasti tahu tentang kebenaran akan jati diri nya, siapa Soo Hyun dan
dari mana asalnya. Yang tak ingin Soo Hyun lihat adalah reaksi Kyuhyun saat ia
tahu kalau hyung yang begitu ia sayangi selama ini bukanlah hyung kadungnya tapi hanya orang lain yang datang
dari sebuah panti di salah satu sudut kota Seoul.
Soo Hyun bisa
membayangkan kekecewaan yang akan Kyuhyun rasa kan saat rahasia itu terbongkar.
Mungkin ini saat nya untuk Soo Hyun untuk menyiapkan hati nya jika suatu saat
rahasianya terbongkar.
Sebelum beranjak
kembali ke kamarnya, Soo Hyun telah memikirkan apa yang nanti akan ia sampaikan
pada ayah dan ibunya tentang rencana yang terlintas di benaknya, seandainya dia
harus pergi meninggalkan keluarga nya ini dan akan kemana nantinya setelah dia
keluar dari rumah ini. Dan untuk Kyuhyun, Soo hyun akan membuat anak itu bisa
lepas dari nya meski pun ia harus membuat dongsaenya itu membencinya.
Soo Hyun tak
menyadari jika sebenarnya Kyuhyun tak benar-benar pergi dari situ. Namja itu
sedari tadi melihat apa yang dilakukan oleh hyung nya. Ada rasa sakit yang
menjalar di dadanya saat ia melihat hyung nya yang hanya termangu seorang diri
saat tadi dia meninggalkan hyung nya itu.
Melihat wajah sang
hyung yang seperti itu membuat Kyuhyun semakin merasa jahat karena mendiamkan
hyung nya. Padahal soo Hyun tak melakukan apapun tapi entah kenapa melihat
sikap hyung nya yang tak mau jujur itu membuat Kyuhyun gemas. Padahal kalau
hyung nya itu mau sekali saja berkata jujur tentang apa yang kini dirasakannya
Kyuhyun akan langsung memaafkannya, walaupun sebenarnya Kyuhyun tak membenci
hyung nya itu. Tapi sepertinya Kyuhyun juga tengah menyembunyikan satu hal
penting dari sang hyung.
Maafkan Kyunie
hyung, sebenarnya Kyunie tahu apa yang tadi ingin Sungie hyung katakan. Kyuhyun
membatin seraya maniknya tak lepas dari bayangan Soo Hyun yang perlahan
meninggalkan ruang tengah dan masuk kedalam kamarnya.
Sampai kapan kau
akan menyembunyikan ini dari ku hyung? Sampai kapan? Kyuhyun hanya bisa
bertanya dalam hati. Meskipun ia tinggal bersama tapi Kyuhyun merasa tak
mengenal siapa sebenarnya hyung nya itu. Meski tinggal lam satu rumah tapu
Kyuhyun merasa kalau Soo Hyun kini kian jauh untuk ia dekati seperti dulu saat
ia masih balita.
Dalam hati Kyuhyun
bertekat untuk mencari tahu tentang apa yang di sembunyikan oleh hyung nya itu.
Dan orang yang pasti tahu adalah ayahnya, baiklah Kyuhyun pasti akan mencari
tahu hal itu dari ayahnya, meski mungkin itu agak sulit tapi ia bertekat tak
akan mundur sebelum ia mendapatkan apa yang ingin ia tahu.
“ini tidak
mungkin!” suara itu seketika menghentikan aktifitas Tuan Kim yang tengah asyik
membaca Koran sore nya di ruang keluarga.
“yeobo, apa
maksudnya ini!” teriak Nyonya Kim seraya menghampiri suaminya, “ini… ini apa
yang telah kalian lakukan di belakang ku!”
Tuan Kim dengan
santai melipat Koran yang tadi di bacanya dan menaruhnya kembali ke atas meja
di depan nya. Dirainya kertas yang tadi di bawa oleh Nyonya Kim dan membacanya.
Tuan Kim agak terkejut saat manic nya melihat isi kertas yang ada di tangan nya
tapi dengan pandai Tuan Kim menyembunyikan itu dari sang istri agar Nyonya Kim
tak curiga.
“kenapa kau hanya
diam saja! Apa maksud isi kertas itu yeobo?!”
“memangnya kenapa
dengan isi surat ini?” dengan santai Tuan Kim menjawab “ini kan hanya surat
biasa dan tak ada yang salah dengan isinya.”
“kau bilang tak
ada yang salah? Lantas kenapa ada nama anak itu di sini?” Tanya Nyonya Kim
seraya menunjuk nama Soo Hyun yang tercantum di dalam kertas yang di pegang oleh suaminya
itu.
“aku tak mau tahu.
Yang jelas saat kertas ini ada di meja kerja ku lagi, nama anak itu harus
diganti” ancam Nyonya Kim “kalau sampai itu masih tetap ada, maka aku tak akan
segan untuk mengusir anak itu dari rumah anak ku.”
Tuan Kim tak
member respon apapun atas kelakuan istrinya itu. Karena pria itu tahu kapan ia
hanrus mengambil tindakan dan kapan dia harus diam. Setelah kepergian istrinya
Tuan Kim segera menghubungi Kangin untuk membahas masalah ini.
Seperti biasa nya
jika tak ada jam kuliah, Soo Hyun selalu menghabiskan waktunya di perpustakaan.
Hari ini tak ada satu mata kuliahpun yang bisa ia pahami, masalahnya dengan
Kyuhyun masih belum juga dapat terselesaikan meskipun sang ayah sudah
membantunya dan sikap diam Kyuhyun semakin menjadi saja. Bahkan bujukan ibunya
pun hanya seperti angin lalu bagi Kyuhyun.
Soo Hyun
benar-benar tak habis piker dengan adik nya itu. Meskipun tadi saat ia
mengantarnya ke sekolah seperti biasa tapi Soo Hyun tahu kalau sebenarnya
Kyuhyun masih marah padanya. Haruskah ia memberitahu rahasianya pada Kyuhyun
sekarang? Tapi itu tidak mungkin, ia bisa habis oleh ayahnya jika ia buka mulut
sekarang. Baiklah Soo Hyun memutuskan bolos dijam kuliah terakhir hari ini, ia
harus bicara dengan adiknya.
Soo Hyun beruntung
saat ia sampai di depan gerbang sekolah Kyuhyun bertepatan dengan jam pulang
sekolah, seperti biasa Soo Hyun menunggu adiknya keluar di samping gerbang
tempat biasa ia menunggu. Namun setelah beberapa menit Soo Hyun tak juga
melihat sosok Kyuhyun, akhirnya Soo Hyun bertanya pada salah satu murid yang
kebetulan melintas di depan nya.
“em, apa kau kenal
dengan Kyuhyun?” Tanya Soo Hyun ramah.
“Kyuhyun?” namja
itu agak bingung saat Soo Hyun bertanya.
“eh maksud ku Kim
Kyuhyun, dia murid sekolah ini juga”
“oh Kim Kyuhyun,
maksud mu anak itu?” kata namja itu seraya menunjuk ke sudut sekolah dimana
Kyuhyun tengah di kerumuni oleh beberapa orang anak yang lebih tua dari nya.
Seketika Soo Hyun
membelalak kaget saat kedua manic tajam nya menemukan pemandangan yang di
tunjuk oleh namja yang tadi ia tanyai tentang keberadaan Kyuhyun, dan tanpa menunggu
lagi Soo Hyun berlari menghampiri adik nya.
Kejadian itu
begitu cepat hingga membuat Soo Hyun tak tahu apa yang tengah terjadi, hanya
saja saat seseorang menghantankan pukulan ke arah Kyuhyun dia langsung berdiri
di depan tubuh adiknya itu. Dan sedetik kemudian Soo Hyun merasakan dada
sebelah kirinya terasa seperti dicengkram dengan sangat kuat dan terasa nyeri
yang membuatnya kesulitan bernapas.
TeBeCe

Tidak ada komentar:
Posting Komentar